h1

POLA PEMBERDAYAAN PEMUDA DENGAN PELATIHAN BUDIDAYA AYAM ARAB DI BPPLSP REGIONAL III JAWA TENGAH

November 3, 2009

Pola pemberdayaan pemuda dengan pelatihan budidaya
ayam Arab di BPPLSP Regional III Jawa Tengah. Skripsi Jurusan Pendidikan
Luar Sekolah, Universitas Negeri Semarang.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pola
pemberdayaan pemuda dengan pelatihan budidaya ayam Arab di BPPLSP
Regional III Jawa Tengah, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan
pola pemberdayaan pemuda tersebut.
Tujuan penelitian adalah untuk mendiskripsikan bagaimanakah pola
pemberdayaan pemuda dengan pelatihan budidaya ayam Arab di BPPLSP
Regional III Jawa Tengah, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan
pola pemberdayaan pemuda tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif, pengumpulan
data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam
pengumpulan data digunakan juga sumber-sumber non manusia berupa laporan
pelaksanaan kegiatan pelatihan budidaya ayam Arab dan dokumen lainnya.
Pengamatan diskriptif dilakukan untuk melihat kondisi umum Balai
Pengembangan Pendidikan Luar Sekolah dan Pemuda Regional III Jawa Tengah,
setelah itu dilakukan pengamatan yang terfokus pada objek yang akan diteliti.
Proses selanjutnya dilakukan secara selektif untuk melihat sejauh mana sarana dan
prasarana serta aspek pendampingan yang dapat mendukung proses pembinaan.
Bersamaan dengan proses pengamatan tersebut dilakukan pula wawancara
deskriptif dengan Kepala Seksi Program BPPLSP Ungaran untuk memperoleh
gambaran secara umum tentang sejarah singkat, struktur organisasi, jumlah
peserta/warga belajar, jumlah tutor dan fasilitator, serta gambaran situasi umum
desa binaan Sekunir Gunung Pati dan Beji Para’an Ungaran. Selanjutnya untuk
meyakinkan kebenaran dari informasi yang diperoleh dilakukan pengamatan dan
wawancara dengan pihak yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Data yang
digunakan pertama kali dalam proses wawancara terencana yang terfokus adalah
pertanyaan dijukan secara tidak berstruktur tertentu akan tetapi selalu berpusat
kepada satu pokok permasalahan yang akan diteliti dan kedua, menggunakan
wawancara terstruktur.
Hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini, yaitu pola
pemberdayaan pemuda dalam pembinaan kecakapan hidup/life skills di BPPLSP
ungaran dibagi menjadi empat tahapan, meliputi : a) Penetapan tujuan
pemberdayaan, b) Proses pelaksanaan kegiatan pemberdayaan, c) Hasil
pelaksanaan kegiatan pemberdayaan, d) Evaluasi pelaksanaan kegiatan
pemberdayaan. Faktor pendukung pelaksanaan pola pemberdayaan meliputi :
lingkungan sosial masyarakat, sumber-sumber belajar yang meliputi sumber
material maupun non material, serta nara sumber teknis/tutor yang berkompeten
dibidangnya masing-masing. Sedangkan faktor penghambat pelaksanaan pola
pemberdayaan meliputi : belum adanya nara sumber teknis dari pihak BPPLSP
yang berkompeten dibidang peternakan dan budidaya ayam Arab sehingga masih
bekerjasama dengan instansi lain, aspek pendampingan dalam kelompok binaan

Download selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: