h1

POLA PEMBELAJARAN TAMAN PENITIPAN ANAK DI TAMAN BALITA KLUB MERBY

November 3, 2009

Pola Pembelajaran Taman Penitipan Anak di Taman
Balita Klub Merby (Studi Kasus Taman Balita Klub Merby Jl. Pandanaran II/ 2D
Semarang). Skripsi Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Semarang.
Permasalahan yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah: 1) Pola
pembelajaran taman penitipan anak di Taman Balita Klub Merby yang meliputi
aspek-aspek: tujuan, bahan pembelajaran, kegiatan belajar mengajar, metode, alat/
media belajar, sumber belajar, dan evaluasi. 2) Faktor pendukung dan faktor
penghambat dari pola pembelajaran taman penitipan anak di Taman Balita Klub
Merby.
Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pola pembelajaran
taman penitipan anak di Taman Balita Klub Merby yang meliputi aspek-aspek:
tujuan, bahan pembelajaran, kegiatan belajar mengajar, metode, alat/ media
belajar, sumber belajar, dan evaluasi. Selain itu ingin mengetahui faktor
pendukung dan faktor penghambat dari pola pembelajaran taman penitipan anak
di Taman Balita Klub Merby.
Penelitian ini dilakukan di Taman Balita Klub Merby dengan mengambil
informan sebanyak 7 (tujuh) orang yang terdiri dari Koordinator Pelaksana,
Pendidik, Pengasuh, dan Orang tua anak balita. Tahap-tahap penelitian yang
dilakukan antara lain: penelitian pra lapangan, pekerjaan lapangan, dan tahap
analisis data. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan teknik
triangulasi.
Sesuai dengan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi yang telah
dilakukan peneliti, yaitu dengan dilakukan pemeriksaan keabsahan data yang
menggunakan teknik triangulasi akhirnya peneliti memperoleh gambaran bahwa
pola pembelajaran taman penitipan anak di Taman Balita Klub Merby memiliki
aspek-aspek tujuan, bahan pembelajaran, kegiatan belajar mengajar, metode, alat/
media belajar, sumber belajar, dan evaluasi. Suatu pola pembelajaran tidak dapat
dipaksakan kepada anak balita karena mereka memiliki karakteristik yang berbeda
antara satu dengan yang lainnya. Rasa keingintahuan anak balita cukup besar
sehingga para pendidik dan orang tua harus memberikan bimbingan kepada
mereka. Penulis menyarankan kepada pihak-pihak yang terkait dalam Taman
Balita Klub Merby seperti koordinator pelaksana, pendidik, pengasuh, dan orang
tua anak balita untuk selalu menjalin kerja sama. Selain itu pihak-pihak yang
terkait sebaiknya selalu mempertahankan faktor-faktor pendukung yang ada
dengan cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Berkaitan dengan
faktor penghambat, penulis menyarankan untuk diminimalkan yaitu dengan cara
meningkatkan sarana dan prasarana seperti pengadaan APE dan alat peraga serta
meningkatkan fasilitas-fasilitas yang ada di Taman Balita Klub Merby.

Download selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: