h1

KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN

November 3, 2009

Wajib belajar adalah salah satu cara pemerintah untuk meningkatkan pemerataan pendidikan bagi masyarakat dengan tetap mempertahankan mutu dan hasil pendidikan yang akan diperoleh peserta didik. Untuk menanggulangi
keterbatasan Sekolah Menengah Pertama dalam menampung siswa lulusan Sekolah Dasar yang sedemikian banyak, pemerintah membuat sebuah terobosan yaitu dengan mendirikan SMP Terbuka yang hanya diperuntukkan bagi siswa yang memiliki permasalahan tertentu. SMP Terbuka adalah Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama yang dirancang khusus untuk melayani para siswa pada usia 13-15 tahun yang tidak dapat mengikuti pelajaran seperti biasa pada SMP reguler setempat, karena alasan ekonomi, transportasi, kondisi geografis, atau kendala waktu untuk membantu orang tua dalam bekerja. Bekal kemampuan keterampilan pra-vokasional yang bermanfaat bagi tamatan SMP Terbuka yang tidak melanjutkan pelajaran ke jenjang sekolah menengah diharapkan mereka akan lebih siap untuk memasuki dunia kerja atau terjun ke masyarakat. Permasalahan yang menjadi kajian dalam penelitian ini adalah seberapa tingkat keefektifan pembelajaran keterampilan di SMP Terbuka Kecamatan Tempuran.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa tingkat keefektifan pembelajaran keterampilan di SMP Terbuka Kecamatan Tempuran Kabupaten Magelang. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II SMP Terbuka Kecamatan Tempuran yang berjumlah 30 siswa yaitu terdiri atas 26 siswa perempuan
dan 4 siswa laki-laki.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara nyata kemampuan siswa SMP  Terbuka Tempuran dalam matapelajaran keterampilan telah mencapai standar kompetensi, yang ditunjukkan dari hasil uji t-test sebesar 2,079 dengan probabilitas 0,047 < 0,05. Rata-rata kemampuan siswa mencapai 2,4802 dan apabila dibandingkan dengan skor tertinggi 3, maka penguasaan siswa pada keterampilan tata busana mencapai 83%. Tingginya penguasaan keterampilan ini menunjukkan bahwa pembelajaran keterampilan yang dilaksanakan di SMP Terbuka telah efektif.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil simpulan bahwa pembelajaran keterampilan yang dilaksanakan di SMP Terbuka Kecamatan Tempuran Kabupaten Magelang efektif dapat diterima oleh siswa, sehingga siswa mampu untuk
menghasilkan produk berupa jahitan yang diproduksi pada saat pelaksanaan praktik keterampilan.

Setelah dilakukannya penelitian di SMP Terbuka Tempuran tentang pembelajaran keterampilan, peneliti dapat memberikan saran sebagai berikut:

1. Perlu adanya peningkatan proses pembelajaran dengan cara mencari strategipembelajaran baru dalam proses pembelajaran agar memperoleh hasil yanglebih optimal dalam pembelajaran keterampilan.

2. Perlu adanya penambahan jam pelajaran pada materi praktik keterampilan, karena dengan penambahan jam pelajaran siswa akan lebih menguasai alat dan menambah kecakapan siswa dalam berkreasi serta akan lebih
meningkatkan ketuntasan belajar siswa.

Download selengkapnya

 

One comment

  1. Info yang mantab sob.
    Ditunggu kunjungan baliknya ya sob!
    Plus kasi komen ya disni: Adam Kurniawan’s Weblog, biar impas, hehehe!



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: