h1

HUBUNGAN ATARA KONSEP KEHARMONISAN KELUARGA DENGAN KONSEP DIRI

November 3, 2009

Keluarga merupakan tempat pendidikan yang pertama dan utama bagi anak. Selain itu keluarga juga merupakan fondasi primer bagi perkembangan anak, karena keluarga merupakan tempat anak untuk menghabiskan sebagian besar waktu dalam kehidupannya. Pembentukan konsep diri seseorang turut ditentukan oleh keluarga sebab seorang individu akan memperlakukan dirinya dan cenderung memilih individu lain yang sekiranya dapat memperlakukan dirinya seperti perlakuan yang diperoleh dalam lingkungan sebelumnya dalam hal ini adalah keluarganya. Berdasarkan uraian tersebut timbul keinginan penulis untuk meneliti tentang : 1) Bagaimanakah profil keharmonisan keluarga dan konsep diri siswa kelas II SMA Negeri I Kejobong Purbalingga Tahun Pelajaran 2004/2005, dan 2)
Adakah hubungan antara keharmonisan keluarga dan konsep diri siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) Ingin mendapatkan informasi secara objektif tentang keharmonisan keluarga dan konsep diri siswa kelas II SMA Negeri I Kejobong Purbalingga Tahun Pelajaran 2004/2005, dan 2) Mengetahui hubungan antara keharmonisan keluarga dan konsep diri siswa.
Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas II SMA Negeri 1 Kejobong Purbalingga Tahun Pelajaran 2004/2005 sebanyak 170 siswa yang terbagi dalam 4 kelas . Sampel diambil secara random sampling sebanyak 43 siswa yang diambil dari tiap-tiap kelas antara 10 – 11 siswa. Variabel yang diteliti ada dua yaitu keharmonisan keluarga sebagai variabel bebas dan konsep diri siswa sebagai  variabel terikat. Data diambil dengan skala psikologis. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis korelasi.
Hasil analisis deskriptif persentase menunjukkan bahwa keharmonisan keluarga siswa kelas II SMA Negeri 1 Kejobong purbalingga adalah harmonis dengan persentase 73,7% sedangkan konsep diri siswa termasuk kategori cukupbaik dengan persentase 58,5%. Hasil analisis korelasi memperoleh koefisien korelasi 0,672. Pada a = 5% dengan N = 43 diperoleh rtabel = 0,301. Karena rhitung = 0,672 > rtabel = 0,301, yang berarti Ada hubungan antara keharmonisan keluarga dan konsep diri siswa kelas II di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kejobong Purbalingga.
Berkaitan dengan hasil penelitian ini penulis dapat mengajukan saran antara lain : 1) Bagi para siswa hendaknya menerapkan norma-norma dan aturan-aturan yag dipelajarinya dari orang tua sehingga mampu bersosialisasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan di luar keluarga dalam rangka mendapatkan pengalamanpengalaman
yang baru, belajar memerankan diri sebagai remaja yang dewasa, bergaul secara wajar, mendapatkan kepuasan akan keadaan dirinya dan mampu mengambil sikap dan tindakan yang bertangung jawab, dan 2) Perlunya kerja sama
antara guru pembimbing dengan wali kelas untuk memberikan bimbingan dan perhatian terhadap siswa-siswa yang tingkat konsep dirinya kurang baik melalui peningkatan kemampu mengendalikan emosi siswa, meningkatkan kemampuan siswa untuk mengenali kemampuan dan ketidakmampuannya, mempertegas sikap siswa tentang kondisi saat ini dan harapan masa depannya, menghilangkan perasaan malu siswa yang berlebihan dan meningkatkan kemampuan penyesuaian diri para siswa

Download selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: