h1

ASPIRASI DAN PARTISIPASI ORANGTUA TERHADAP PENDIDIKAN ANAK (Kasus pada Komunitas Pedagang Kakilima

November 3, 2009

Skripsi Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang. Di bawah bimbingan
Drs. Amin Yusuf, M.si., dan Dra. Lilik Desmawati, M.Pd. Setiap orangtua mempunyai keinginan dan tujuan demi keberhasilan anak pada masa yang akan datang. Partisipasi orangtua sangat diperlukan dalam menunjang kemajuan dan pendidikan seorang anak. Apabila orangtua memperoleh pemahaman yang benar mengenai pentingnya pendidikan bagi anak, maka terbentuk keyakinan mengarah pada pembentukan sikap yang positif, selanjutnya menumbuhkan aspirasi yang tinggi terhadap pendidikan. Dalampenelitian ini yang menjadi masalah adalah 1). Bagaimana aspirasi orangtua dari berbagai jenis pedagang kakilima terhadap pendidikan anak di Kecamatan
Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan 2). Bagaimana partisipasi orangtua dari berbagai jenis pedagang kakilima terhadap pendidikan anak di Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan  Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui aspirasi orangtua
dari berbagai jenis pedagang kakilima terhadap pendidikan anak 2). Untuk mengetahui partisipasi orangtua dari berbagai jenis pedagang kakilima di Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan. Subyek penelitian ini adalah
pedagang kakilima di Kecamatan Woopringgo. Sumber data yang diperoleh dari 10 informan pedagang kakilima. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara terstruktur dan mendalam, dibantu dengan observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data digunakan melalui tahap reduksi
data, tahap penyajian data, dan tahap kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan, bahwa 1). Aspirasi orangtua terhadap pendidikan anak yaitu pada pemilihan pendidikan sekolah, harapan orangtua
setelah anak lulus dari sekolah, cita-cita dan tujuan orangtua terhadap pendidikan, 2). Partisipasi orangtua terhadap pendidikan anak yaitu keterlibatan orangtua dalam pemenuhan kebutuhan, biya pendidikan peranan orangtua dalam keluarga. Simpulan penelitian ini adalah, 1). Pedagang kakilima yang mempunyai
aspirasi dan partisipasi baik yaitu dalam pemilihan pendidikan; tidak memprioritaskan pendidikan formal maupun nonformal, karena mereka merasa dapat membiayai sekolah dari penghasilannya, bahkan dapat menyekolahkan anak
sampai Perguruan Tinggi. Harapan orangtua setelah anaknya lulus sekolah lebih mudah mendapatkan pekerjaan, orangtua berkeinginan agar anak memilih pada sekolah negeri karena biaya lebih murah. Partisipasi orangtua yaitu peranan orangtua dalam keluarga cukup baik, selalu memberi perhatian dan kasih sayang yang cukup dan berusaha memenuhi kebutuhan, 2) Pedagang kakilima yang mempunyai aspirasi baik dan partisipasi rendah yaitu adanya keinginan orangtua untuk menyekolahkan anak sampai pada Perguruan Tinggi tapi karena kurangnya
biaya maka lebih memilih sekolah di kejuruan, dengan harapan setelah lulus nantiakan lebih mudah dalam mendapatkan pekerjaan. Adapun partisipasi orangtua rendah rendah yaitu kurangnya perhatian dan kasih sayang karenakesibukan mereka dalam berdagang. 3) Pedagang kakilima yang mempunyai aspirasi rendah dan partisipasi baik yaitu kurangnya pemahaman orangtua terhadap pendidikan dengan anggapan pendidikan tidak bermakna apa-apa bila tidak didukung dengan pekerjaan, orangtua kurang memperhatikan pendidikan
anak, tidak adanya dukungan orangtua dalam memilih pendidikan, namun dalam partisipasinya orangtua yang cukup baik yaitu berusaha memenuhi kebutuhan dan peranan dalam keluarga baik; berusaha memberi perhatian yang cukup. 4) Pedagang kakilima yang mempunyai aspirasi dan partisipasi rendah yaitu tidak
adanya kenginan orangtua untuk menyekolahkan anak karena kurangnya biaya, kurangnya kepedulian dan perhatian orangtua dalam keluarga karena kesibukannya dalam berdagang. Mengacu dari hasil penelitian tersebut peneliti mengajukan saran sebagai berikut: 1) Dalam pemilihan pendidikan untuk anak hendaknya lebih berorientasi pada pendidikan kejuruan karena mendapatkan ketrampilan yang cukup sehingga akan lebih mudah dalam mendapatkan pekerjaan dibanding dengan pendidikan formal. 2). Orangtua sebaiknya dalam memilih sekolah
untuk anaknya pada sekolahS negeri karena biaya lebih murah.3) Hendaknya orangtua agar bisa memberi perhatian, kasih sayang, dan keterbukaan orangtua terhadap anak, sehingga akan terwujud keluarga yang bahagia dan harmonis
4) Orangtua tidak hanya memberikan materi saja kepada anak.

Download selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: