h1

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG LAYANAN PEMBELAJARAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR

Oktober 31, 2009

Fenomena yang terjadi di SLTP Negeri 1 Doro Pekalongan, menunjukkan ada kecenderungan prestasi belajar siswa masih di bawah batas pengentasan, yang disebabkan oleh kurangnya motivasi belajar, terlihat dari sikap siswa yang kurang menyenangi suatu pelajaran tertentu, sering datang terlambat, tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru, acuh tak acuh pada saat proses pelajaran berlangsung, anak belajar tanpa persiapan dan kurang aktif dalam pembelajaran. Gejala kurangnya motivasi belajar antara lain: rendahnya kesadaran untuk membaca buku pelajaran, kurangnya keingintahuan terhadap permasalahan pelajaran, kurang optimalnya siswa pada saat membuat tugas yang diberikan guru. Untuk mengatasi tersebut, guru BK telah menyampaikan layanan pembelajaran dengan maksud agar siswa mampu memahami tujuan belajar dan cara belajar efektif sehingga mencapai hasil yang optimal. Namun demikian, masih juga gejala-gejala motivasi belajar yang rendah. Diprediksikan, berkaitan dengan persepsi siswa
tentang layanan pembelajaran yang kurang baik. Melalui penelitian diungkap secara empiris gejala-gejala tersebut dan pengaruhnya terhadap motivasi belajarnya. Masalah dalam penelitian ini adalah 1) Seberapa besar tingkat persepsi
siswa tentang layanan pembelajaran. 2) Seberapa besar tingkat motivasi belajar siswa, 3) Apakah ada pengaruh yang signifikan persepsi siswa tentang layanan pembelajaran terhadap motivasi belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui:
1) Tingkat persepsi siswa tentang layanan pembelajaran, 2) Tingkat motivasi belajar siswa dan 3) menguji secara empiris ada tidaknya pengaruh yang signifikan persepsi siswa tentang layanan pembelajaran terhadap motivasi belajar
siswa. Hipotesis penelitian ini ada tiga yaitu: 1) Persepsi siswa kelas II SLTP Negeri 1 Doro Kabupaten Pekalongan tentang layanan pembelajaran dalam kategori rendah. 2) Motivasi belajar siswa kelas II SLTP Negeri 1 Doro
Kabupaten Pekalongan dalam kategori rendah. 3) Ada pengaruh positif yang signifikan persepsi tentang layanan pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa kelas II di SLTP Negeri 1 Doro Kabupaten Pekalongan Tahun Pelajaran
2003/2004.
Populasi penelitian ini adalah siswa kelas II SLTP Negeri 1 Doro Pekalongan tahun pelajaran 2003/2004 sebanyak 179. Sampel diambil secara proporsional random sampling sebanyak 124 siswa. Variabel yang diteliti ada dua yaitu persepsi siswa tentang layanan pembelajaran sebagai variabel bebas dan motivasi belajar sebagai variabel terikat. Data diambil dengan skala psikologis.

Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t dan analisis regresi.

Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tingkat persepsi siswa tentang layanan pembelajaran mencapai 61.9738%, dan diperoleh thitung (-1.028) dengan probabilitas 0.306 > a = 0.05, yang berarti persepsi siswa tentang cara penyampaian dan materi layanan pembelajaran oleh guru pembimbing dalam kategori rendah. Tingkat motivasi belajar siswa mencapai 62.3854%, dan diperoleh thitung (-0.204) dengan probabilitas 0.839 > a = 0.05, yang berarti
motivasi belajar siswa dalam kategori rendah, yang berarti keinginan belajar siswa ingin mengetahui seluk beluk masalah masih kurang, kurang kesadaran kemauan senang membaca, kurang tekun menghadapi tugas, kurang ulet menghadapi kesulitan, minat terhadap suatu masalah belajar masih rendah, dan kurang senang bekerja mandiri Hasil analisis regresi diperoleh F hitung sebesar 73.809 dengan probabilitas 0.000 < a = 0.00, yang berarti ada pengaruh yang signifikan persepsi layanan pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa di kelas II SLTP Negeri 1  Doro Pekalongan Tahun Pelajaran 2003/2004.
Simpulan dalam penelitian ini adalah: 1) Persepsi siswa kelas II SLTP Negeri 1 Doro Pekalongan dalam aktegori rendah, 2) Motivasi belajar siswa kelas II SLTP Negeri 1 Doro Pekalongan dalam kategori rendah. 3) Ada pengaruh persepsi siswa tentang layanan pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa.  Berkaitan dengan hasil penelitian ini dapat disarankan pada guru BK: 1) Kepada guru BK, hendaknya dapat mengubah persepsi siswa tentang layanan
pembelajaran menjadi lebih baik, dengan cara memperdalam materi layananan seperti cara belajar yang efektif, strategi menghadapi tes, cara efektif menggunakan waktu, meringkas buku bacaan dan cara mengikuti pelajaran yang
diberikan dengan pemberian contoh-contoh konkrit. 2) Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa persepsi siswa tentang cara penyampaian  guru pembimbing pada saat menyampaikan materi layanan dalam kategori rendah, maka hendaknya mengedepankan kejelasan, kedalaman materi, penampilan, kesiapan guru, dan penyampaian materi lebih ditikberatkan pada cara dan kebiasaan belajar yang positif.

Download Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: