h1

PENGARUH POLA ASUH ORANGTUA TERHADAP KEMANDIRIAN SISWA

Oktober 30, 2009

Skripsi ini ditulis dengan alasan bahwa pola asuh orang tua merupakan faktor penting yang mempengaruhi kemandirian siswa dalam belajar, dari latar belakang keluarga yang berbeda akan membentuk pola asuh orang tua yang berbeda-beda dan diprediksikan dari pola asuh orang tua yang berbeda-beda itu mempengaruhi kemandirian siswa dalam belajar. Secara kenyataan di SMA Negeri Sumpiuh belum pernah diadakan penelitian tentang pengaruh pola asuh orang tua terhadap kemandirian siswa dalam belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap kemandirian siswa dalam belajar.

Variabel dalam penelitian ini ada dua yaitu pola asuh Otoriter (X1), pola asuh demokratis (X2), pola asuh permisive  X3) sebagai variabel bebas dan kemandirian siswa dalam belajar (Y) kriterium sebagai variabel terikat. Dalam penelitian ini yang dijadikan sebagai populasi adalah seluruh siswa kelas XI di SMA Negeri Sumpiuh Kabupaten Banyumas Tahun Pelajaran 2005/2006 yang berjumlah 199 siswa. Dalam pengambilan sampel ditentukan 25 % dari populasi yakni sebanyak 50 siswa dan dalam pengambilan sampel tersebut menggunakan Propotional Random Sampling yang menjadi anggota sampel untuk masingmasing kelas dilakukan secara acak sederhana/undian. Metode pengumpulan data dengan skala psikologi yaitu skala pola asuh orangtua dan skala kemandirian siswa dalam belajar, analisis data yang terkumpul menggunakan analisis regresi ganda dengan tiga prediktor.

Dari perhitungan yang dilakukan yang dilakukan dengan menggunakan analisis regresi ganda dengan tiga prediktor diperoleh harga Freg = 43,692 dan Ftabel = 2,81 pada taraf signifikan 5% , harga Freg > Ftabel , dengan demikian

hipotesis kerja yang berbunyi ada pengaruh pola asuh orang tua terhadap kemandirian siswa dalam belajar pada siswa kelas XI SMA Negeri Sumpiuh Kabupaten Banyumas Tahun Pelajaran 2005/2006 diterima dan kontribusi pola asuh orang tua terhadap kemandirian siswa dalam belajar sebesar 63,92 %. Hal ini berarti bahwa meningkat atau  enurunnya kemandirian siswa dalam belajar ditentukan oleh pola asuh orangtua sebesar 63,92% sedangkan sisanya 36,08 % ditentukan oleh faktor lain yang juga berpengaruh terhadap kemandirian siswa dalam belajar.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut penulis mengajukan saran yaitu 1). Hendaknya untuk meningkatkan kemandirian anak dalam belajar orang tua menerapkan pola asuh demokratis dan untuk penanaman nilai-nilai agama dengan pola asuh otoriter.2). Guru pembimbing lebih meningkatkan materi layanan dan bidang bimbingan mengenai belajar dan lebih memperhatikan siswa-siswa yang menunjukkan gejala kemandirian rendah dengan cara memberikan layanan konseling individual.

link download for all skripsi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: