Pada proses pembelajaran, guru tidak dapat menyampaikan seluruh bahan pelajaran secara jelas kepada siswa karena keterbatasan waktu dan banyaknya materi yang harus disampaikan. Salah satu usaha untuk memperbaikinya adalah dengan memilih dan memanfaatkan penunjang bahan belajar pendidikan secara lebih optimal dan sistematis. Dari uraian tersebut peneliti tertarik melakukan kajian tentang pemilihan dan pemanfaatan buku penunjang bahan belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia oleh siswa kelas II SMA Negeri 1 Jekulo Kudus dengan tujuan Read the rest of this entry ?
Arsip untuk ‘Kurikulum dan Teknologi Pendidikan’ Kategori

PEMILIHAN DAN PEMANFAATAN BUKU PENUNJANG BAHAN BELAJAR MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA
November 3, 2009
PENGGUNAAN MEDIA VISUAL (GAMBAR) DALAM PEMBELAJARAN ANAK HIPERAKTIF
November 3, 2009Dalam UUD 1945 pasal 31 ayat (1) berbunyi: “Tiap-tiap Warga Negaraberhak mendapat pengajaran.” Kata tiap-tiap menunjukkan bahwa semua warga negara Indonesia termasuk anak luar biasa atau anak berkebutuhan khusus berhak
untuk memperoleh pendidikan, salh satunya adalah anak hiperaktif.
Hiperaktif atau yang dikenal dengan Attention Deficit Hiperactivity Disorder (ADHD) atau Attention Deficit Disorder (ADD) menggambarkan anakanak yang menderita ketidakmampuan untuk ‘stop, look, listen and think’ (Abikoff, Read the rest of this entry ?

KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN
November 3, 2009Wajib belajar adalah salah satu cara pemerintah untuk meningkatkan pemerataan pendidikan bagi masyarakat dengan tetap mempertahankan mutu dan hasil pendidikan yang akan diperoleh peserta didik. Untuk menanggulangi
keterbatasan Sekolah Menengah Pertama dalam menampung siswa lulusan Sekolah Dasar yang sedemikian banyak, pemerintah membuat sebuah terobosan yaitu dengan mendirikan SMP Terbuka yang hanya diperuntukkan bagi Read the rest of this entry ?

KEEFEKTIFAN METODE PQRST DALAM MEMBACA PEMAHAMAN TEKS BACAAN PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII
November 3, 2009Salah satu tujuan umum pembelajaran bahasa Indonesia berdasarkanKurikulum 1994 yang terkait dengan pembelajaran membaca adalah siswa dapat memahami bahasa Indonesia dari segi bentuk, makna, dan fungsi, serta
menggunakannya dengan tepat untuk bermacam-macam tujuan, keperluan, dan keadaan. Sebenarnya siswa sudah dapat membaca dengan lancar, tetapi hanya sebatas membaca dalam arti melambangkan tulisan. Jika menjawab Read the rest of this entry ?

EFEKTIVITAS PENDEKATAN KONTEKSTUAL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR BAHASA INGGRIS
November 3, 2009Penelitian ini diadakan dengan latar belakang bahwa pada dasarnya masih terdapat kesulitan dalam belajar Bahasa Inggris Siswa Sekolah Menengah Pertama sebab pembelajaran yang dilaksanakan sehari-hari masih menggunakan pendekatan konvensional dalam proses pembelajarannya. Sedangkan pendekatan CTL bila digunakan Read the rest of this entry ?

INSTRUMEN PENELITIAN PROFIL GURU IDEAL MENURUT SISWA
November 3, 2009Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan profil guru ideal menurut siswa. Dengan terdeskripsikannya profil guru ideal menurut siswa dapat memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, serta dapat menjadi masukan bagi
pelaksanaan proses belajar dan mengajar sehingga dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan guru dalam proses belajar dan mengajar.
Lokasi penelitian ini adalah SMA Teuku Umar Semarang. Pengumpulan data dilakukan sejak bulan Mei sampai Juli 2005, dengan sasaran siswa dengan menggunakan metodologi kualitatif dan menggunakan data deskriptif. Teknik
yang digunakan dalam pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menelaah data yang tersedia dari berbagai sumber, reduksi data, display data dan yang terakhir membuat
kesimpulan.
Penelitian tentang Profil Guru Ideal Menurut Siswa ini menggunakan informan sebanyak 8 orang yaitu siswa kelas I dan siswa kelas II di SMA Teuku Umar Semarang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode
observasi, wawancara dan dokumentasi.
Pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasidengan membandingkan dan memperoleh gambaran bahwa Guru di SMA Teuku Umar Semarang dinilai sudah cukup baik, itu terlihat dari berbagai pendapat siswa dan ketekunan serta keprofesionalan gurunya dalam menjalankan tugasnya.
Adapun rekomendasi yang diusulkan peneliti yaitu, guru diharapkan dapat meningkatkan atau memperbaiki citranya sehingga dapat diterima sebagai guru yang baik dan guru juga diharapkan untuk terus meningkatkan kemampuan
profesionalnya.
Download selengkapnya

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MELALUI PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING
November 3, 2009Penyajian dalam pembelajaran Quantum Teaching merupakan model pembelajaran yang ideal, karena menekankan kerja sama antara siswa dan guru untuk mencapai tujuan bersama. Model pembelajaran ini juga efektif karena
memungkinkan siswa dapat belajar secara optimal, yang pada gilirannya akan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa secara signifikan. Rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia memerlukan penanganan yang segera. Oleh karena itu penulis ingin memecahkan masalah dengan strategi pembelajaran Quantum Teaching, karena strategi tersebut bisa diterapkan di SD. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa melalui pembelajaranQuantum Teaching bagi siswa SD Negeri Gunungsari 01, Kecamatan Batangan,
Kabupaten Pati.
Penelitian dilakukan di SD Negeri Gunungsari 01, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah siswa Kelas III SD. Variabel penelitian ini
adalah pembelajaran dengan metode Quantum Teaching sebagai variabel bebas dan hasil belajar siswa sebagai variabel terikatnya. Data diambil menggunakan teknik tes, dan observasi. Analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif persentase dan uji t.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa sebelum perlakukan adalah 6,1. Setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan metode Quantum Teaching pada siklus I hasil belajar siswa meningkat menjadi
6,6, pada siklus II hasil belajar siswa meningkat menjadi menjadi 7,3 dan siklus III hasil belajar siswa meningkat menjadi 7,9. Secara keseluruhan dengan penggunaan metode Quantum Teaching tersebut mampu meningkatkan hasil
belajar siswa sebesar 7,3. Hasil pengujian hipotesis dengan uji t diperoleh thitung = 6,935 > ttabel 1,77. Hal ini berarti metode pembelajaran Quantum Teaching dapat meningkatkan prestasi mata pelajaran IPA siswa kelas III SD Negeri Gunungsari 01, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati.
Mengacu dari hasil penelitian, metode pembelajaran Quantum Teaching mampu meningkatkan hasil belajar maka penulis mengajukan saran sebagai berikut: 1) Sebagai bahan pertimbangan hendaknya guru IPA kelas III SD dapat melakukan pembelajaran IPA untuk kelas III SD dengan menerapkan metode pembelajaran Quantum Teaching, sehingga pembelajaran menjadi lebih optimal 2) Dari hasil penelitian ini dapat dijadikan rujukan untuk emungkinkan
diadakannya penelitian lebih lanjut sehingga diperoleh kemampuan yang lebih tinggi.
Download selengkapnya

IMPLEMENTASI KURIKULUM SMK EDISI 2004 MELALUI PENDEKATAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI PADA MATADIKLAT SIKLUS AKUNTANSI
November 3, 2009Pendidikan adalah salah satu bentuk perwujudan kebudayaan manusia yang dinamis dan sarat untuk menuju perkembangan. Oleh karena itu, perubahan atau perkembangan pendidikan adalah hal yang memang seharusnya terjadi sejalan dengan perubahan budaya kehidupan. Perubahan dalam arti perbaikan pendidikan pada semua tingkat perlu terus menerus untuk dilakukan sebagai antisipasi kepentingan masa depan. Pemikiran ini mengandung konsekuensi bahwa penyempurnaan/ perbaikan pendidikan menengah kejuruan dimaksudkan Read the rest of this entry ?

PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA KELAS
November 3, 2009Penelitian ini dilatar belakangi adanya siswa-siswa yang memiliki kemampuan lebih/berbakat intelektual di SMP N I Wanadadi, mereka dikelompokan dalam satu kelas khusus yaitu kelas unggulan. Mengingat pelajaran matematika merupakan salah satu pelajaran yang di ujikan pada UAN, maka sangat penting untuk dikembangkan sesuai
dengan konsep pembelajaran unggul. Fenomena menunjukkan bahwa dalam proses belajar matematika masih dianggap pelajaran yang memiliki tingkat kesukaran yang tinggi dan ditemukan juga siswa yang merasa takut dan kurang suka dengan pelajaran matematika. Hal ini terbukti dengan perolehan nilai matematika yang rata-rata kelasnya hanya mencapai nilai 62,4. Berdasarkan latar belakang tersebut perlu diteliti lebih lanjut Read the rest of this entry ?

IMPLEMENTASI KURIKULUM SMK EDISI 2004 MELALUI PENDEKATAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI
Oktober 31, 2009Pendidikan adalah salah satu bentuk perwujudan kebudayaan manusia yang dinamis dan sarat untuk menuju perkembangan. Oleh karena itu, perubahan atau perkembangan pendidikan adalah hal yang memang seharusnya terjadi sejalan dengan perubahan budaya kehidupan. Perubahan dalam arti perbaikan pendidikan pada semua tingkat perlu terus menerus untuk dilakukan sebagai antisipasi kepentingan masa depan. Pemikiran ini mengandung konsekuensi bahwa penyempurnaan/ perbaikan pendidikan menengah kejuruan dimaksudkan untuk mengantisipasi kebutuhan dan tantangan masa depan yang perlu dilakukan dan diselaraskan dengan perkembangan kebutuhan dunia usaha/ industri, ilmu pengetahuan dan teknologi. Read the rest of this entry ?