Archive for the ‘Bimbingan Konseling’ Category

h1

HUBUNGAN ATARA KONSEP KEHARMONISAN KELUARGA DENGAN KONSEP DIRI

November 3, 2009

Keluarga merupakan tempat pendidikan yang pertama dan utama bagi anak. Selain itu keluarga juga merupakan fondasi primer bagi perkembangan anak, karena keluarga merupakan tempat anak untuk menghabiskan sebagian besar waktu dalam kehidupannya. Pembentukan konsep diri seseorang turut ditentukan oleh keluarga sebab seorang individu akan memperlakukan dirinya dan cenderung memilih individu lain yang sekiranya dapat memperlakukan dirinya seperti perlakuan yang diperoleh dalam lingkungan sebelumnya dalam hal ini adalah keluarganya. Read the rest of this entry ?

h1

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG LAYANAN PEMBELAJARAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR

Oktober 31, 2009

Fenomena yang terjadi di SLTP Negeri 1 Doro Pekalongan, menunjukkan ada kecenderungan prestasi belajar siswa masih di bawah batas pengentasan, yang disebabkan oleh kurangnya motivasi belajar, terlihat dari sikap siswa yang kurang menyenangi suatu pelajaran tertentu, sering datang terlambat, tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru, acuh tak acuh pada saat proses pelajaran berlangsung, anak belajar tanpa persiapan dan kurang aktif dalam pembelajaran. Gejala kurangnya motivasi belajar antara lain: rendahnya kesadaran untuk membaca buku pelajaran, kurangnya keingintahuan terhadap permasalahan pelajaran, kurang optimalnya siswa pada saat membuat tugas yang diberikan guru. Untuk mengatasi tersebut, guru BK telah menyampaikan layanan Read the rest of this entry ?

h1

PERBEDAAN INTERAKSI SOSIAL ANTARA MAHASISWA S1 YANG MENGIKUTI DAN TIDAK MENGIKUTI ORGANISASI KEMAHASISWAAN DI FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

Oktober 31, 2009

Organisasi merupakan tempat berlatih berinteraksi sosial, kegiatan yang dilaksanakan menuntut individu untuk saling berhubungan. Interaksi sosial sangat penting dalam kehidupan untuk memenuhi kebutuhan. Berdasarkan pengamatan
pendahuluan diperoleh temuan bahwa mahasiswa S1 FIP UNNES baik yang mengikuti maupun tidak mengikuti organisasi kampus ada yang kemampuan interaksinya baik tetapi ada yang mengalami kesulitan dalam berinteraksi. Melihat fenomena yang ada penulis tertarik meneliti apakah interaksi sosial mahasiswa S1 yang mengikuti organisasi lebih baik dari mahasiswa S1 yang tidak mengikuti Read the rest of this entry ?

h1

HUBUNGAN ANTARA SIKAP TERHADAP MEROKOK DENGAN KEBIASAAN MEROKOK PADA REMAJA

Oktober 30, 2009

Merokok merupakan kegiatan yang masih banyak dilakukan oleh banyak orang, walaupun sering ditulis di surat-surat kabar, majalah dan media masa lain yang menyatakan bahayanya merokok. Survei yang diadakan oleh Yayasan Jantung Indonesia tahun 1990 yang dikutip oleh Mangku Sitepoe (2000: 19) menunjukkan data pada anak-anak
berusia 10-16 tahun sebagai berikut : angka perokok <10 tahun (9%), 12 tahun (18%), 13 tahun (23%), 14 tahun (22%), dan 15-16 tahun (28%). Mereka yang menjadi perokok karena dipengaruhi oleh teman-temannya sejumlah 70%, 2% di
antaranya hanya coba-coba. Selain itu, Read the rest of this entry ?

h1

KEEFEKTIFAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK DALAM MENGURANGI PERILAKU AGRESIF SISWA

Oktober 30, 2009

Layanan konseling kelompok memberikan kesempatan kelompok untuk berinteraksi antar pribadi yang khas. Interaksi sosial yang intensif dan dinamis selama pelaksanaan layanan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan
individu secara mantap. Dalam konseling kelompok anggota kelompok dapat belajar membentuk sikap dan keberanian sosial yang bertenggang rasa dan belajar memahami kebutuhan harga diri anggota. Di dalam kelompok anggota akan saling menolong, menerima dan berempati dengan tulus. Berdasarkan uraian tersebut penulis tertarik mengangkat permasalahan yaitu apakah layanan konseling kelompok efektif untuk mengurangi perilaku agresif pada siswa Read the rest of this entry ?

h1

EFEKTIFITAS LAYANAN PEMBELAJARAN BIDANG BIMBINGAN BELAJAR DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA

Oktober 30, 2009

Dalam pengambilan judul tersebut karena berdasarkan pengalaman peneliti diketahui adanya perbedaan nilai prestasai masing-masing siswa SMP Negeri 16 Semarang ada yang di atas rata-rata, di bawah rata-rata dan ada pula yang berada tepat pada garis rata-rata. Salah satu penyebab kesulitan belajar siswa mungkin karena kebiasaan belajar mereka yang belum efektif. Perlakuan yang ditempuh dengan memberikan layanan pembelajaran bidang bimbingan belajar,
untuk mengetahui kemampuan tentang prestasi siswa secara optimal, sehingga dapat mendukung tercapaiya pendidikan yang diharapkan. Masalah dalam peneltian ini adalah ÔÇťApakah layanan pembelajaran bidang bimbingan belajar efektif meningkatkan prestasi belajar siswa Read the rest of this entry ?

h1

PERSEPSI KLIEN TENTANG KEEFEKTIFAN KONSELOR DALAM MELAKSANAKAN KONSELING INDIVIDUAL DITINJAU DARI TINGKAT PENDIDIKAN, PENGALAMAN KERJA DAN GENDER KONSELOR

Oktober 30, 2009

Pelaksanaan konseling individual hingga saat ini belum optimal, hal tersebut dapat dilihat dari masih adanya konselor sekolah dalam melaksanakan konseling individual kurang berprosedur/tidak sistematis. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keefektifan dan perbedaan keefektifan konselor dalam melaksanakan konseling individual ditinjau dari tingkat pendidikan, pengalaman kerja dan gender konselor menurut persepsi klien. Read the rest of this entry ?

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.